Produk terbaru :
Keseluruhan Produk

Berita - HIDUP SEHAT DENGAN PANGAN LOKAL

Pangan merupakan komoditas strategis pada suatu bangsa sebagai kebutuhan mendasar bagi rakyatnya untuk hidup sejahtera. Jaminan pemenuhan kebutuhan pangan untuk sampai ke tingkat rumah tangga merupakan tanggung jawab pemerintah, seperti tertuang dalam UU no 18 tahun 2012 tentang Pangan.

Dukungan kebijakan pemerintah merupakan salah satu hal penting dalam menyukseskan diversifikasi konsumsi pangan terkait pada pencapaian ketahanan pangan berkelanjutan, dalam hal jaminan ketersediaan pangan pokok penduduk pada tingkat harga yang terjangkau. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Perguruan Tinggi dan Lembaga Riset milik Negara, dalam hal ini BBPT Kemenristek mengembangkan pangan lokal berbasis teknologi.

Pengembangan teknologi pengolahan diperlukan untuk mempercepat mewujudkan diversifikasi konsumsi pangan. Teknologi pengolahan diharapkan dapat menghasilkan pangan yang lebih bermutu, menarik, disukai dan terjangkau oleh masyarakat.

Peluang dan tantangan lain yang melingkupi pengembangan keanekaragaman pangan pada masa yang akan datang adalah perkembangan teknologi pangan yang semakin maju sekaligus mudah diimplementasikan. Pendayagunaan teknologi yang sesuai akan menjadi faktor menentukan keberhasilan proses penganeka-ragaman pangan. Beberapa komoditas lokal seperti ganyong, gembili, garut dan komoditas lainnya (yang nyaris tidak dikenal lagi) dapat dikembangkan sebagai pangan alternatif. Kandungan karbohidrat dan protein pangan tersebut dapat mensubtitusi penggunaan komoditas pangan utama pada aneka produk pangan.

Salah satu kegiatan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan dituangkan dalam bentuk promosi pangan lokal melalui berbagai media seperti media cetak, elektronik, gerakan, kampanye, pameran, lomba, dan lain – lain secara terus menerus dimaksudkan untuk menurunkan konsumsi beras per kapita di tingkat rumah tangga pada khususnya dan membangun kesadaran seluruh komponen masyarakat akan pentingnya penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal.

Pada Selasa, 18 Agustus 2014 lalu, Badan Ketahanan Pangan telah menyelenggarakan Gerakan Konsumsi Pangan Lokal di Lapangan Tarubudaya, Jl. Gatot Subroto – Komplek Pertanian Tarubudaya Ungaran. Kegiatan ini bertujuan salah satunya untuk memperbaiki mutu konsumsi pangan masyarakat melalui penurunan konsumsi beras dan peningkatan konsumsi pangan pokok selain beras yang diimbangi dengan konsumsi pangan hewani, sayur dan buah.

Gerakan Konsumsi Pangan Lokal dihadiri dan dipimpin oleh Bapak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta Ibu, dengan peserta 500 orang terdiri dari siswa SDN Ngesrep 02 Semarang, SMP Negeri 03 Ungaran, SPMA H. Moenadi Ungaran, SKPD Lingkup Prov. Jateng, Kepala Badan/Kantor Ketahanan Pangan Kab/Kota se Jawa Tengah, Organisasi Wanita, pengusaha catering serta UKM di Jawa Tengah yang memamerkan produknya di sekeliling tempat acara.

Peserta Gerakan Konsumsi Pangan Lokal makan bersama Nasi Kuning dari Beras Mutiara yaitu beras tiruan yang terbuat dari tepung mocaf dan tepung jagung yang merupakan produk unggulan dari kelompok binaan BKP Prov. Jateng yaitu Kelompok Mutiara Baru, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen. Para peserta mengenakan kaos merah putih di bulan kemerdekaan Indonesia dan dibagikan tas berisi paket pangan lokal beras mutiara, macaroni jagung dari kelompok Purwo Mandiri, Desa Purwosari, Kec. Winiboyo, kab.Temanggung, mie mocaf sayur, golden rice corn (beras jagung) dari CV. Sinarfood Healthindo, bumbu nasi kuning instan KOKITA, sosis sapi dan susu dari PT. JAPFA Comfeed indonesia, susu segar dan telur asin dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Tengah.

Gerakan Konsumsi Pangan Lokal diramaikan dengan jingle P2KP oleh siswa SDN 02 Ngesrep Semarang, juga dimeriahkan dengan demo olahan pangan lokal oleh chef hotel @HOM sekaligus perwakilan Indonesia Chef Association (ICA) Jawa Tengah bekerja sama dengan KOKITA. Demo menampilkan menu macaroni (jagung) saus susu dan mie sayur (mocaf) bangkok. Demo ini membuktikan bahwa pangan lokal dapat diolah dengan menu modern, disesuaikan dengan gaya hidup yang serba instan. Pangan lokal dapat bersaing di era modern jika kita mau memulainya. Ya, kita masyarakat Jawa Tengah.

Sumber : http://bkp.jatengprov.go.id/gerakan-konsumsi-pangan-lokal-2014/
{[['']]}

Tentang CV. Sinarfood Healthindo

SFH (Sinarfood Healthindo) atau CV Sinarfood Healthindo adalah perusahaan makanan dan minuman sehat yang didirikan pada bulan Juni 2012. Berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah. Perusahaan kami mempunyai visi menjadi salah satu perusahaan makanan sehat yang menjadi pilihan utama konsumen dengan memberikan value kepada konsumen dan mitra usaha. Dan Misi perusahaan kami adalah menghasilkan produk pilihan dengan menggunakan bahan-bahan dan mesin berkualitas, yang memperhatikan kesehatan serta cita rasa untuk kepuasan pembeli yang pada akhirnya memberikan keuntungan kepada perusahaan dan mitra usaha.

Pada awalnya, Sinarfood menjual produk olahan kedelai dengan menggunakan merk Dagna dan Sase, yaitu makanan olahan daging kedelai berbentuk irisan daging dan sate beku. Awal Januari 2014, Sinarfood meluncurkan produk makanan butiran dan minuman serbuk dengan menggunakan merek GI-30, yang terdiri dari Beras Diabetes (yaitu makanan butiran untuk diet dan penderita diabetes), Beras Oats dan Oats Drink (yaitu makanan butiran dan minuman serbuk yang berfungsi untuk mengontrol kolesterol dan berat badan, menjaga kadar gula dan kesehatan usus), Gluta Rice dan Gluta Drink (yaitu makanan butiran dan minuman serbuk yang berfungsi sebagai antioksidan alami, dan bisa menjaga kesehatan kulit dan kecantikan dari dalam).
Semua potensi perusahaan yang didukung atas pekerja dan pengetahuan, telah menjadi modal utama Sinarfood dalam upaya untuk maju untuk memenuhi sukses sebagai perusahaan makanan dan minuman sehat yang berkelanjutan.

Daftar lengkap Izin, Sertifikat, Lisensi, Perizinan CV. Sinarfood Healthindo 

Dikutip dari situs halaljateng.org
Nama perusahaan CV. Sinarfood Healthindo yang beralamatkan (alamat perusahaan) di Jl. Raya Solo - Baki Km. 5 RT 02/ RW 02 Kwarasan, Sukoharjo No. Sertifikat Halal 1506010900414 kadaluarsa sertifikat 29 Maret 2016 untuk jenis produk beras, nama/ merk produk GLUTARICE, BERASOATS, NASGOR

Dikutip dari situs kppt.sukoharjokab.go.id
Laporan rutin izin gangguan (HO) pada kantor pelayanan perizinan terpadu (KPPT) Kab. Sukoharjo tahun 2012 CV. Sinarfood Healthindo, Alamat usaha Gedang Permai Sektor 10 AA No. 7 RT/ RW 03/05 Desa Gedangan Kec. Grogol, Nama pemilik Hengky Setiawan dan alamat pemilik Tanjung Kembar Petoran 01/16, Jebres, Jebres, Surakarta, Jenis : Kantor, Nomor SK : 503/HO/354/IX/2012, tanggal SK : 3 September 2012.

Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo alamat Jl. Dr. Muwardi No. 66 Telp. 593015 Sukoharjo 57514 mengeluarkan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga P-IRT No. 2133311050542-18 diberikan kepada :
Nama Perusahaan : CV. Sinar Food Healthindo
Nama Pemilik : Hengku Setiawan
Nama Penanggungjawab : Bambang Irawan
Alamat Perusahaan : Jl. Raya Solo - Baki Km. 5 RT. 002 RW. 002 Kwarasan, Baki, Sukoharjo.
Jenis Produk : Minuman Instan Glutadrink
Kemasan : Plastik
Masa Berlaku s/d : 24 - 12 - 2018
Surat keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia No. HK.00.05.5.1640 tanggal 30 April 2003 yang diselenggarakan di Kabupaten Sukoharjo Propinsi Jawa Tengah Pada tanggal 26 - 27 April 20013. Ditetapkan di Sukoharjo, tanggal 24 - 12 -2013


Certificate SUCOFINDO
SUCOFINDO Certificate No. 15594/BDBOAG Date : December, 12, 2013 untuk Drinking Powder


Lainya
{[['']]}
Diberdayakan oleh Blogger.
 
Dukungan : Pusat Grosir | Pusat Kosmetik | Pusat Perlengkapan
Copyright © 2011. Sinarfood Healthindo - All Rights Reserved
Layanan Affiliate Dropship Member
Halaman Utama Pusat Grosir